Silbertv//Batam-Anggota DPD RI Dapil Kepulauan Riau, Ria Saptarika, menghadiri acara peresmian dan tasyakuran Perkumpulan Badunsanak Dirantau Kota Batam yang digelar pada Minggu, 10 Agustus 2025 di Kebun Jambu Marina, Jalan Raya Marina City, Kelurahan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam.
Paguyuban yang mengusung semangat “Ba Dunsanak di Rantau” (Persaudaraan di Rantau) ini merupakan wadah baru yang menghimpun warga perantau asal Sumatera Barat yang menetap di kawasan Sagulung dan Batu Aji.
Kegiatan peresmian berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, dihadiri ratusan warga, tokoh masyarakat Minang, serta perwakilan organisasi kedaerahan lainnya.
Dengan mengusung tema “Mempersatukan Warga di Perantauan untuk Kontribusi ke Daerah”, paguyuban ini bertujuan menjadi ruang silaturahmi, penguatan budaya, serta wadah kontribusi sosial dan ekonomi bagi warga Minang yang hidup di tanah rantau.
Dalam sambutannya, Ria Saptarika menyampaikan apresiasi atas lahirnya organisasi ini yang dinilai mampu menjadi motor persatuan sekaligus penguat jati diri di tengah keberagaman masyarakat Batam.
“Semangat Badunsanak adalah cerminan nilai luhur bangsa kita. Di perantauan, persaudaraan menjadi pengikat yang kuat. Saya percaya paguyuban ini akan memberikan kontribusi positif, bukan hanya untuk masyarakat Minang, tapi juga untuk pembangunan Kota Batam dan daerah asal di Sumatera Barat,” ujar Ria yang juga merupakan tokoh masyarakat Kepri.
Ketua Badunsanak di Rantau, Junaidi, mengatakan bahwa pembentukan Badunsanak Dirantau berangkat dari kebutuhan warga perantau untuk memiliki wadah yang mempererat hubungan antar sesama, melestarikan budaya, serta mengembangkan potensi sosial dan ekonomi.
“Kita ingin membawa semangat gotong royong Minangkabau ke tanah rantau, menjaga nilai-nilai adat, dan tentu saja berkontribusi aktif baik di Batam maupun di kampung halaman,” ujarnya.
Paguyuban Badunsanak Dirantau ke depan berencana menggelar berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi untuk anggotanya dan masyarakat sekitar, sekaligus menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dan komunitas lintas etnis di Batam.(Hadigus)
